Media

Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia di Nomor Speed Panjat Tebing

Deretan prestasi para atlet panjat tebing di kancah internasional membuat peringkat Timnas Panjat Tebing Indonesia merangsek naik. Saat ini Timnas Indonesia menduduki peringkat 2 dunia di nomor speed.

Dilansir website resmi International Federation of Sport Climbing (IFSC), timnas yang menduduki peringkat 1 IFSC Climbing Worldcup 2018 adalah Rusia. Kemudian di rangking 3 ada Prancis, ranking 4 China, dan ranking 5 Polandia.

Untuk kategori atlet speed putri IFSC Worldcup 2018, Aries Susanti Rahayu juga menduduki ranking 2. Sedangkan untuk peringkat dunia, Aries berada di nomor 4.

Atlet putri Indonesia lain yang masuk 10 besar IFSC Worldcup 2018 adalah Agustina Sari yang menempati posisi ke-9. Sedangkan untuk peringkat dunia, Agustina menduduki ranking 10.

Sementara itu untuk atlet speed putra IFSC Worldcup 2018, Aspar Jaelolo meraih peringkat 6. Untuk peringkat dunia, Aspar juga menduduki posisi ke-6.

Peringkat ini meningkat tajam dari tahun sebelumnya yakni pada 2017, Timnas Indonesia menduduki peringkat 5 di nomor speed. Untuk kategori perorangan, saat itu tak ada atlet Indonesia yang masuk peringkat 10 besar dunia baik putra maupun putri.

Peringkat terbaik atlet Indonesia pada 2017 diraih Aspar yang menduduki posisi ke-11 untuk kategori speed putra. Sedangkan untuk speed putri diraih Aries yang menduduki posisi ke-13.

Menengok 3 tahun ke belakang, yakni pada 2016, kedua atlet andalan Indonesia ini belum masuk peringkat dunia. Sebab Aries baru mengikuti perlombaan internasional pertamanya pada tahun 2017. Sedangkan Aspar hanya sekali mengikuti kejuaraan internasional pada 2016, yakni Asian Continental Championship.

Ekspresi kegembiraan Aspar Jaelolo usai meraih emas di China./Ist-IFSC

Tahun 2016 Timnas Indonesia menduduki peringkat ke-10 untuk kategori speed. Saat itu peringkat terbaik disandang Ita Triana Purnamasari yang menduduki rangking 18 speed putri. Sedangkan untuk speed putra ada Abudzar Yulianto yang menduduki peringkat ke-26.

Komentar