Salsabillah dan atlet Timnas Panjat Tebing Asian Games 2018 lainnya meninggakan Indonesia selama 21 hari untuk mengukti training camp di Rusia

 Matangkan Teknik, Timnas Panjat Tebing Training Camp di Rusia

Timnas Panjat Tebing Asian Games berfoto bersama sebelum terbang ke Rusia
Timnas Panjat Tebing Asian Games berfoto bersama sebelum terbang ke Rusia

TYUMEN — Usai mengikuti Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XVI di Yogyakarta, Tim Nasional Panjat Tebing Asian Games 2018, bergegas terbang ke Rusia. Selama tiga pekan (7-31/12), mereka akan berada di kota Tyumen untuk mengikuti training camp bersama atlet-atlet panjat tebing Rusia.

Rusia dipilih karena memiliki atlet-atlet panjat tebing dengan kemampuan yang merata baik di nomor speed, lead maupun boulder. Di nomor speed putri, Rusia memiliki Iuliia Kaplina yang masih menjadi pemegang rekor dunia dengan catatan waktu 7:32 detik. Di nomor speed putra, Rusia juga memiliki atlet-atlet papan atas dunia seperti Aleksandre Shikov yang meraih emas Climbing World Cup di Wujiang, China, Oktober lalu.

Suhu udara dingin dengan oksigen yang tipis di Tyumen juga bagus bagi atlet untuk meningkatkan VO2 maks. Berada di Rusia bagian tengah, jarak Tyumen ke Moskow sekitar 1700 km. Pada puncak musim dingin, suhu udara di Tyumen bisa mencapai minus (-) 50 derajat celcius.

“Untuk memastikan (medali) emas, kita perlu pencapaian best time yang mendekati world record melalui peningkatan kemampuan teknik dan taktik. Nah, best time ini sangat efektif dicapai dengan latih tanding secara riil dengan lawan negara lain,” papar Caly Setyawan, pelatih kepala Timnas Panjat Tebing yang turut mendampingi Training Camp di Tyumen.

Seperti diketahui, Timnas Panjat Tebing ditargetkan meraih dua medali emas di Asian Games 2018. Dua medali emas tersebut dari nomor speed baik putra maupun putri.

Salsabillah dan atlet Timnas Panjat Tebing Asian Games 2018 lainnya meninggakan Indonesia selama 21 hari untuk mengukti training camp di Rusia
Salsabillah dan atlet Timnas Panjat Tebing Asian Games 2018 lainnya meninggakan Indonesia selama 21 hari untuk mengukti training camp di Rusia

Manajer Timnas Pajat Tebing Pristiawan Buntoro menjelaskan, training camp ini diikuti seluruh atlet timnas panjat tebing nomor speed baik putra maupun putri: Aspar Jaelolo, Rindi Sufriyanto, Sabri, M Hinayah, Pangeran Sapto, Abudzar Yulianto, Puji Lestari, Aries Susanti Rahayu, Salsabillah, Santi Welyanti dan Fitriyani. Satu atlet tidak mengikuti training camp adalah Dorifatus yang masih pemulihan cidera.

Ketua Umum PP FPTI Faisol Riza menyebut training camp ini bukan sekedar untuk Asian Games, tapi juga untuk mengintip kekuatan lawan di Olimpiade Tokyo 2020. “Rusia itu the dream team, kita bisa belajar banyak dari mereka untuk persiapan Olimpiade,” imbuh Riza. ***

252Shares