Stanislav Kokorin Sambangi Latihan Timnas Indonesia

JOGJAKARTA-Atlet Panjat Tebing asal Rusia Stanislav Kokorin menyempatkan diri berkunjung ke Venue Panjat Tebing, Kompleks Stadion Mandala Krida untuk berlatih bersama para atlet nasional Tanah Air. Sebelum bertandang ke Jogjakarta, ia menghabiskan beberapa hari di Pulau Dewata untuk berwisata.

Menurutnya, Indonesia memiliki tim dan pelatih yang sangat bagus. Setiap anggota tim saling mendukung satu sama lain dan hal itu dinilai sebagai hal terpenting. “Tim adalah sesuatu yang sangat penting. Misalnya ketika kita sedih karena kalah, anggota tim akan saling menyemangati,” ujar dia di Hotel Tjokro Style, Jogjakarta, Rabu (23/5/2018).

Selama di Jogjakarta, Stanislav menyempatkan diri untuk berlatih bersama. Ia juga menjajal speed track di Venue Panjat Tebing. Stanislav dan para atlet tampak akrab. Ia juga memiliki jadwal buka puasa bersama seluruh anggota tim. Namun, kondisi di Indonesia diakui sangat jauh berbeda dengan Rusia.

“Di sini arena latihan di luar dan di Rusia ada di dalam ruang karena di sana sembilan bulan musim dingin. Jadi, kalau latihan di dalam tidak akan terpengaruh cuaca,” papar dia.

Kondisi cuaca di Indonesia yang lebih panas, diakuinya memengaruhi penampilannya. Ia mencoba untuk bermain speed world record beberapa kali, tetapi ia gagal menampilkan catatan waktu terbaiknya.

“Di sini juga latihannya dipusatkan bersama sebagai tim. Itu sangat bagus. Kalau di Rusia, ada juga tim, tetapi kami berlatih sendiri-sendiri. Sangat jarang untuk bersama,” ujar pira asal Tyumen, Rusia ini.

Atlet peringkat lima dunia ini mengaku sangat berterima kasih kepada tim Indonesia dan manajemen FPTI karena telah menyambut kehadirannya. Ia bertemu pertama kali dengan tim Indonesia ketika kejuaraan dunia di China 2017. Menurutnya Indonesia merupakan tim yang bagus dan sangat bersahabat. Ia mengaku senang bergaul dengan atlet Indonesia dan berharap bisa bertemu lagi ke depannya.

“Saya senang bisa datang ke sini untuk menunjukkan kemampuan saya. Saya harap kami bisa bertemu lagi mungkin di Tyumen, China, Rusia, atau daerah lain,” ujar pria 28 tahun ini.

Pelatih Speed World Record Tim Nasional Indonesia Hendra Basir mengatakan, Stanislav sengaja dihadirkan di Jogjakarta. Kehadirannya di antara para atlet Tanah Air diyakini bisa memberikan suntikan motivasi bagi para atlet. “Kami harap, dengan hadirnya Stanislav Kokorin semangat anak-anak akan semakin bagus. Akan terdongkrak,” ujar dia.

Stanislav juga sempat menikmati wisata di Jogjakarta dan sekitarnya seperti Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

41Shares
Komentar