Media

Atlet Panjat Tebing Indonesia Melenggang ke Putaran Final Speed Perorangan dan Relay Campuran di Krakow

Tim panjat tebing Indonesia yang berlaga di nomor speed World Climbing Series Krakow, Polandia berhasil masuk ke putaran final baik speed perorangan maupun speed relay campuran. Diharapkan minimal ada satu medali emas yang berhasil digenggam dari kompetisi ini.

Asisten Pelatih Speed Timnas Panjat Tebing Indonesia Fitriyani menjelaskan ada tujuh atlet yang berlaga dalam speed perorangan seri Krakow kali ini. Mereka terdiri dari empat atlet putra dan tiga atlet putri.

Keempat atlet putra tersebut Veddriq Leonardo, Raharjati Nursamsa, Aditya Tri Syahria, dan Antasyafi Robby Al Hilmi. Sementara, tiga atlet putri yang turun yakni Desak Made Rita Kusuma Dewi, Raji’ah Salsabillah, dan Kadek Adi Asih.

Fitriyani mengungkapkan meskipun para atlet harus berjuang di tengah perubahan cuaca yang sangat cepat, mereka mampu mengeluarkan waktu kompetisi mendekati dengan waktu latihan. “Beberapa atlet bisa mengeluarkan waktu kompetisi mendekati waktu latihan. Tadi pagi hujan sewaktu mau kualifikasi, atlet masih adaptasi terhadap papan dan tubuhnya, karena dingin kemudian panas kemudian dingin lagi dan panas lagi,” ujar dia.

Ia menjelaskan pada speed kategori individu kali ini menggunakan sistem empat lane. Biasanya, ada sesi latihan sebelum kualifikasi. Kali ini tidak ada sesi latihan, tetapi atlet dapat memanjat hingga empat hali. Kemudian, dari pemanjatan itu diambil waktu terbaik yang berhasil diraih.

Dari babak kualifikasi, diambil sebanyak 32 atlet yang kemudian dibagi ke dalam delapan grup. Nantinya dari masing-masing grup akan diambil yang terbaik untuk bertarung di babak perempat final.

“Di putaran final nanti atlet tetap memanjat sesuai peringkatnya. Misalkan di grup A terisi atlet dengan peringkat 17, 1, 16, 32 diadu dan diambil dua yang tercepat. Seperti itu terus,” ujar dia.

Untuk menghadapi kompetisi kali ini, Fitriyani mengatakan tidak ada strategi khusus. Para atlet didorong untuk memanjat dengan tenang dan fokus untuk menang di setiap grupnya hingga akhir.

Dalam babak kualifikasi, Raharjati Nursamsa di peringkat empat dengan catatan waktu terbaiknya 4,82 detik, Aditya Tri Syahria di peringkat lima dengan 4,87 detik, Antasyafi Robby Al Hilmi di peringkat 23 dengan 5,16 detik, dan Veddriq Leonardo berada di peringkat 29 dengan 5,22 detik.

Sementara, di kelompok putri Desak Made Rita Kusuma Dewi berada di peringkat lima dengan waktu terbaik 6,41 detik, Kadek Adi Asih di peringkat delapan dengan cacatan waktu 6,51 detik, dan Raji’ah Salsabillah di peringkat 12 dengan 6,59 detik.

Untuk nomor speed relay campuran, Indonesia menurunkan dua tim. Indonesia berhasil menduduki peringkat dua dengan catatan waktu 11.48 detik dan peringkat empat dengan catatan waktu 11.59 detik.