Media

Raharjati Nursamsa Raih Medali Perak di Seri Penutup World Climbing Series Santiago

Atlet panjat tebing Indonesia Raharjati Nursamsa berhasil meraih medali perak dalam gelaran seri penutup World Climbing Series di Santiago, Chile, Minggu (25/10).

Atlet yang akrab disapa Ujrang ini bersaing ketat dengan lawannya di babak final. Ujrang harus menghadapi Yicheng Zhao dari Tiongkok. Kedua atlet memanjat dengan kecepatan yang hampir sama. Sayangnya, Ujrang masih kalah cepat dan harus dua kali menekan titik finis.

Yicheng Zhao finis lebih cepat dengan catatan waktu 4,74 detik. Sementara, Ujrang finis dengan catatan waktu 5,06 detik. Tempat ketiga diduduki Ryo Omasa dari Jepang setelah mengalahkan Shouhong Chu dari Tiongkok dengan selisih waktu sangat tipis. Ryo Omasa mencatatkan waktu 4,94 detik, sedangkan Shouhong Chu 4,96 detik.

Ujrang mengaku cukup puas dengan hasil yang ia raih. Capaian ini sekaligus menjadi modal menghadapi kompetisi di musim berikutnya. “Ini adalah pencapaian di penghujung musim yang harus saya syukuri sekaligus sebagai modal untuk menghadapi musim kompetisi 2027 yang akan datang,” ujar dia.

Sementara itu, Head Coach Timnas Panjat Tebing Indonesia Galar Pandu Asmoro mengatakan para atlet sudah berusaha dengan maksimal dalam kompetisi ini. “Atlet sudah berjuang maksimal. Dan, saat ini kita siap menghadapi musim kompetisi 2027 di mana di tahun itu akan ada juga kualifikasi untuk olimpiade,” kata dia.