Media

Indonesia Raih Dua Perunggu Speed Relay Asia Youth Championship Guiyang

Indonesia kembali mendapatkan tambahan medali dalam ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang, Tiongkok, Selasa (25/8).

Kali ini, Indonesia mendapatkan dua medali perunggu dari nomor speed relay. Kedua medali itu didapatkan dari nomor speed relay putri under 17 (U17) dan speed relay puta U19.

Pada speed relay putri U17, Indonesia diwakili Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe. Di babak perebutan peringkat ketiga, Indonesia berhadapan dengan tim Korea Selatan.

Beruntung, Indonesia mampu unggul dengan catatan waktu 18.81 detik, sedangkan Korea Selatan 19.29 detik. Adapun medali emas dan perak sama-sama diraih tim Tiongkok.

Sementara, pada nomor speed relay putra U19, Indonesia menurunkan pasangan Haddan Malik Baqmuhyibar dan Amirul Rizqi Febriyansah. Pada perebutan medali perunggu, Indonesia berhasil unggul dari lawannya yakni tim Kazakhstan. Tim Indonesia menorehkan catatan waktu 11.09 derik, sedangkan lawannya 11.27 detik. Adapun medali emas diraih tim Tiongkok dan perak diraih Korea Selatan.

Para atlet Indonesia dinilai sudah tampil semakmsimal mungkin. Oleh karena itu, apapun hasilnya tetap harus diapresiasi. Pelatih Pendamping Judistiro mengungkapkan, raihan perunggu saat ini sudah merupakan hasil terbaik. Namun, ia tak menampik masih banyak hal yang perlu dibehani agar kemampuan atlet semakin terasah.

“Tentu saja kami ingin membawa pulang emas. Tapi, medali perunggu merupakan hasil terbaik sekaligus menjadi penanda kami harus banyak berbenah,” ujar dia.