Media

Kado Manis di Hari Jadi, Srondeng Raih Perak Lead World Climbing Series Santiago

Putra Tri Ramadani alias Srondeng berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali perak nomor lead putra dalam World Climbing Series Santiago, Chile, Senin (26/10).

Keberhasilan ini semakin bermakna karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Medali perak menjadi kado yang manis.

Dalam babak final, Srondeng mencoba memberikan upaya terbaiknya. Ia bekerja keras untuk menyelesaikan jalur yang sudah disiapkan route setter. Dengan ketelatenannya, Srondeng mampu mengamankan posisi kedua dengan skor 49.

Sementara, medali emas diraih atlet panjat tebing asal Swiss, Jonas Utelli. Ia mengumpukan skor 52. Adapun medali perunggu diraih atlet asal Jepang, Neo Suzuki dengan skor 47+.

Perjalanan Srondeng ke babak final bisa dibilang cukup mulus. Saat kualifikasi, ia berada di peringkat empat dengan skor 4,9. Kemudian, saat semifinal, ia mampu duduk di peringkat pertama dengan skor 33+. Kemudian, saat final, ia harus mengakui keunggulan Jonas Utelli, dan harus puas berada di peringkat ketiga.

Srondeng mengaku cukup puas dengan pencapaian ini. Apalagi, ini merupakan kali pertama ia duduk di peringkat dua meskipun ia pernah meraih emas di Praha, Ceko. Ia berharap bisa tampil lebih baik lagi pada kompetisi-kompetisi mendatang. “Target saya di musim mendatang adalah bisa lolos Olimpiade,” ujar dia.

Head Coach Timnas Panjat Tebing Indonesia Galar Pandu Asmoro mengatakan keberhasilan ini merupakan wujud kerja keras berbagai pihak. “Ini hasil kerja keras kita bersama mulai dari pengurus, pelatih, manajemen, dan atlet juga” ujar dia.