Media

Sesuai Prediksi, Putra Tri Ramadani Lolos Semifinal Lead di Koper

Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani berhasil lolos ke babak semifinal nomor lead putra dalam ajang World Climbing Series di Koper, Slovenia, Jumat (4/9).

Dalam babak kualifikasi, atlet yang akrab disapa Srondeng itu berusaha dengan maksimal untuk mengumpulkan skor terbaik. Srondeng berhasil mengamankan peringkat tujuh dengan skor 5,1.

Adapun peringkat pertama pada kualifikasi diduduki atlet Korea Selatan Dohyun Lee dengan skor 3,0. Peringkat dua ditempati Sam Avezou dari Prancis dengan skor 3,74. Menyusul di peringkat berikutnya berturut-turut Neo Suzuki (Jepang) dengan skor 3,74, Sorato Anraku (Jepang) dengan skor 4,9, Alberto Ginez Lopez (Spanyol) dengan skor 4,95, dan Satone Yoshida (Jepang) dengan skor 5,05.

Lolosnya Srondeng ke semifinal sesuai dengan target yang di capai. Diharapkan pada babak final, Srondeng bisa naik podium. “Srondeng sudah berusaha maksimal dan sesuai harapan kita masuk di semifinal,” ujar Pelatih Lead, Amri.

Manajer Timnas Panjat Tebing Aries Susanti Rahayu mengatakan pihaknya optimistis Srondeng akan tampil dengan gemilang pada seri kali ini. “Kita optimistis Srondeng akan memberikan performa terbaiknya pada seri Koper ini,” kata dia.

Seri Koper kali ini hanya melombakan nomor lead baik putra dan putri. Di nomor putra, Indonesia semakin berbicara dengan torehan prestasi yang diberikan Srondeng. Tim Indonesia pun tak dipandang hanya kuat di nomor speed.

Pada seri ini, Indonesia juga mengirimkan satu atlet putri yakni Alma Ariella Tsany. Namun, ia hanya mampu duduk dikualifikasi 33 dalam babak kualifikasi dengan skor 28,93.

Ikut sertanya Srondeng dan Alma dalam ajang ini selain untuk meningkatkan peringkat dunia, juga sebagai try out menjelang Asian Games. Para atlet diharapkan semakin terbiasa dengan atmosfer pertandingan yang ketat.

Sesuai Prediksi, Putra Tri Ramadani Lolos Semifinal Lead di Koper

Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani berhasil lolos ke babak semifinal nomor lead putra dalam ajang World Climbing Series di Koper, Slovenia, Jumat (4/9).

Dalam babak kualifikasi, atlet yang akrab disapa Srondeng itu berusaha dengan maksimal untuk mengumpulkan skor terbaik. Srondeng berhasil mengamankan peringkat tujuh dengan skor 5,1.

Adapun peringkat pertama pada kualifikasi diduduki atlet Korea Selatan Dohyun Lee dengan skor 3,0. Peringkat dua ditempati Sam Avezou dari Prancis dengan skor 3,74. Menyusul di peringkat berikutnya berturut-turut Neo Suzuki (Jepang) dengan skor 3,74, Sorato Anraku (Jepang) dengan skor 4,9, Alberto Ginez Lopez (Spanyol) dengan skor 4,95, dan Satone Yoshida (Jepang) dengan skor 5,05.

Lolosnya Srondeng ke semifinal sesuai dengan target yang di capai. Diharapkan Srondeng bisa lolos ke final. Dan pada babak final, diharapkan Srondeng bisa naik podium. “Srondeng sudah berusaha maksimal dan sesuai harapan kita masuk di semifinal,” ujar Pelatih Lead, Amri.

Manajer Timnas Panjat Tebing Aries Susanti Rahayu mengatakan pihaknya optimistis Srondeng akan tampil dengan gemilang pada seri kali ini. “Kita optimistis Srondeng akan memberikan performa terbaiknya pada seri Koper ini,” kata dia.

Seri Koper kali ini hanya melombakan nomor lead baik putra dan putri. Di nomor putra, Indonesia semakin berbicara dengan torehan prestasi yang diberikan Srondeng. Tim Indonesia pun tak dipandang hanya kuat di nomor speed.

Pada seri ini, Indonesia juga mengirimkan satu atlet putri yakni Alma Ariella Tsany. Namun, ia hanya mampu duduk dikualifikasi 33 dalam babak kualifikasi dengan skor 28,93.

Ikut sertanya Srondeng dan Alma dalam ajang ini selain untuk meningkatkan peringkat dunia, juga sebagai try out menjelang Asian Games. Para atlet diharapkan semakin terbiasa dengan atmosfer perlombaan yang ketat.